Sinis Melihat Identitas yang berbeda, Apa Karena Dia Batak?

sinis melihat identitas berbeda

Sinis melihat identitas berbeda sering muncul dalam kehidupan keseharian bahkan anak sekecil Arden harus menghadapinya. Cerita ini tentu saja bikin tepuk jidat, karena anak saya sendiri yang mengalaminya.

Pada sebuah antrian membeli kue ulang tahun keenam itu, si eteh penjual bertanya.
Teteh : Namanya yang mau ditulis siapa?
Arden : Arden Harahap (suara lantang rada cadel huruf R).
Teteh : Apa? Arden Arab
Ayah : Arden Harahap, teh…
Teteh : Arden Harapan?
Ayah : (ngedumel dalam hati) HA RA HAP
Teteh : Oh Harahaaapp (sambil nyengir, setelah itu tertawa).

Males nanggapin tawa itu dan berusaha maklum, mereka mungkin tak mengira anak kecil berlogat sunda itu adalah orang batak. Tetapi, kejadian itu tidak sekali saja, setiap kali nama Marga Harahap berbunyi di ruang publik. Maka, begitu banyak orang menatap seperti heran.

Baca juga: Amin, Amin dapat Lima Ribu… Kisah Anak Dapat Uang dari Orang Meninggal

Mencari Cara Mengajari Arden Menghadapi Orang Sinis Melihat Identitas Berbeda

Maka, dari rumah kami mengajarkan kepada Arden harus tahu kalau dia memiliki identitas berbeda, biar tidak aneh ketika melihat kejadian yang sama suatu saat nanti. Arden tahu betul kalau dia orang batak-sunda dan teman-temannya tidak memiliki identitas campuran seperti dirinya.

Kami beritahu padanya, kalau tidak ada persoalan tentang identitasnya. Semua akan baik-baik saja kalau bisa berkawan dengan baik dengan orang lain. Jika orang melihatnya berbeda, biarkan itu menjadi urusan orang lain.

Identitas menjadi penting diajarkan sejak kecil buat Arden, termasuk dari sisi Agama. Meski hidup di lingkungan yang beragama Islam. Arden sudah tahu ada agama yang berbeda di luar sana. Berbeda tidak hanya dari nama agamanya saja, termasuk dari ibadahnya dan kepercayaan terhadap ketuhanan.

Harapan besarnya dari semua yang diajarkan kepada Arden. Agar dia dapat memahami kalau ada saja perbedaan dalam kehidupan dan tidak mudah memusuhi orang lain karena sesuatu yang tidak sama dengan dirinya. Semoga anak kecil ini semakin mengerti seiring bertambah usianya. Dia juga dijauhkan dari sinis melihat identitas yang berbeda. Semoga saja!

Baca juga: Cepat Sembuh Jagoanku, Ketika Ayah Khawatir Anaknya Sakit

Mau Tahu Dimana Saja Arden Menerima Sinis itu?

Ada dibanyak tempat, identitas berbeda itu belum dapat diterima sepenuhnya. Orang sangat tampak terheran-heran ketika mendengar nama Arden. Iya memang nasibnya tinggal di tempat mayoritas yang bukan batak. Hidupnya di tanah Sunda, tetapi sebagian darahnya mengalir Suku Sunda itu sendiri. Gara-gara nama ya tetap aja di sinisin.

Nah ini beberapa tempat yang sering dirasakan kalau orang tampak heran ketika identitas berbeda itu muncul.

  1. Di rumah Sakit. Setiap berbeda, ketika nama Arden Harahap dipanggil. Maka, seisi ruang tunggu melihat ke arah kami. Pernah ngerasain enggak, ketika tatapan mata mengikuti langkah Anda?
  2. Di Toko Makanan. Saya senang sekali menyebut nama anak dengan embel-embel marga demi pembelajaran bagi dirinya kalau dia keturunan batak. Suatu saat nanti marga penting baginya. Nah, kalau menyebut nama Arden Harahap di toko makanan. Satu toko makanan bisa menatap dengan wajah heran tuh. Sebaliknya, ya kami sama herannya melihat tatapan mereka? Biar sama-sama heran deh. Hehehe
  3. Di Sekolah. Sejak masuk sekolah, nama Arden yang sebetulnya panjang banget, cukup di singkat menjadi Arden Harahap saja. Sudah tahu Harahap itu marga Batak, ada saja yang bertanya, “Anda orang batak ya? Agamanya Islam kan? Streotip batak = Kristen. Kayaknya sering banget deh ditanya soal agama.

Meski begitu, Saya dan Ibunya tetap berupaya santai. Asal jangan nyinyirin langsung dan anaknya tidak dibully karena persoalan nama marganya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *