Si Kecil Kurang Ajar, Saatnya Mengajarkan Sikap Sopan Kepada Anak Anda

mengajari sikap sopan kepada anak

Sebagai orang tua bila melihat anak kurang ajar, kewajiban bagi kita mengajari sikap sopan kepada anak seperti mengatakan “tolong” dan “terima kasih,” kepada orang lain. Belajar sopan santun akan membantu anak-anak berlaku hormat dan menjaga perasaan orang lain.

Mereka bukan hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, perilaku sopan tersebut akan membuat anak-anak terus membawa sikap tersebut seumur hidup dengan keluarga, teman dan rekan kerja. Selain mengucapkan tolong dan terima kasih, ada beberapa hal lain yang dapat anda ajarkan kepada anak anda.

Baca juga : Tips Bagi Ayah Sibuk Menjaga Kedekatan dengan Anak

Mengarkan Sikap Sopan kepada Anak dengan Meminta Berdiri untuk Menunjukkan Rasa Hormat Kepada Orang Lain

Ketika ada orang datang berkunjung ke rumah, sedangkan anak anda sedang asyik bermain sambil tidur-tiduran di ruang tamu. Maka, ajarilah mereka segera berdiri untuk menunjukkan sikap sopan. Sikap berdiri tersebut untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain yang mengunjungi kita.

Ingatkan anak untuk berdiri ketika berhadapan dengan orang dewasa. Ayah dan bunda harus mencontohkannya, agar mereka mengerti bagaimana melakukannya. 

Menghormati orang lain yang berjalan di trotoar

Pernah enggak mengalami kondisi ketika anda berjalan di trotoar, tetapi anak-anak hirau dengan keberadaan Anda sebagai pejalan kaki? Anak-anak harus diajarkan kalau trotoar milik bersama sesama pejalan kaki. Ingatkan mereka sikap sopan jangan menghalangi orang lain yang berjalan di belakangnya.

Hal ini mungkin tampak sepele, tetapi ketahuilah mengajari sikap sopan kepada anak mampu menuntun mereka untuk menghormati orang lain di ruang publik. Rasa kebersamaan dan hak yang sama, anak Anda akan menyadari posisinya ketika berada di ruang publik. Ajari anak Anda untuk bergerak ke sisi kiri atau kakan, ketika orang lain tampak tergesa-gesa. Jangan menjadi penghalang laju jalan orang lain.

Tunjukkan Cara Menghormati Orang Tua

Orang tua sunda sering mengatakan, “pamali, jangan begitu sama orang tua.” Sesungguhnya perkataan tersebut wujud pembelajaran untuk menghormati orang tua. Ajarkan anak-anak berkata dan bersikap dengan baik kepada orang tua, seperti kepa kakek, tante atau guru sekolah.

Cara sederhana mengajarkan anak untuk menghormati orang tua dengan cara segera mengucapkan salam dan bersalaman. Cara lainnya ketika makan Bersama, ajarkan anak anda untuk mendahulukan orang tua mengambil nasi, sebelum dirinya sendiri.

Ajarkan untuk Mengingat Nama Orang Lain

Ketika pulang sekolah, anak sering bercerita senang sekali bermain sama temannya. Tetapi, tidak hafal namanya. Padahal, menurut banyak psikolog, orang senang sekali mendengar nama mereka dipanggil oleh temannya dan diucapkan dengan benar. Jangan sampai menyebut nama alias atau malah mengejek temannya.

Orang tua bisa mengajari sikap sopan kepada anak dengan memberi contoh menyuruh anak anda menghapal nama orang tuanya sendiri. Nama Ayahmu siapa? Nama Ayahku Widodo. Ucapkan dengan jelas dan yakinkan jangan takut menyebutkan nama orang tua sendiri.

Hingga, anak anda akan belajar untuk menghapal nama teman-temannya. “Tadi ya ayah, aku bermain Bersama Dion dan Bian. Mereka baik loh,” rasanya menyenangkan kalau anak bermain dan sudah mengenal nama temannya.

Baca juga : Tips Menjaga Emosi Anak

Jadilah tamu yang baik

Anak anda mungkin sering berkunjung Bersama anda ke rumah saudara atau rumah tetangga. Lalu, anak tiba-tiba mengambil begitu saja mainan anak dari “tuan rumah” yang anda kunjungi. Meski, mereka masih anak-anak, ajarkan mereka untuk meminta ijin ketika meminjam mainan.

Oh ya, sebelumnya jangan lupa ajarkan mengucapkan salam ketika mau memasuki rumah orang lain. Anak juga bisa diajarkan untuk menghargai tuan rumah dengan memakan kue yang diberikan padanya.

Orang tua yang mengajari sikap sopan kepada anak membuat mereka menyadari pentingnya menghormati orang lain. Anak-anak akan lebih menghargai orang yang berada si sekitarnya. Sikap sopan secara sadar atau tidak sadar akan mempengaruhi dalam bertingkah laku. Anak dapat mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan dan dihindari untuk dilakukan.

 

sumber : http://www.parenting.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *