Afrika? Aku Tanya Asisten Google Dulu Ya…

tanya asisten google

Anak yang dilahirkan di era sekarang, tidak bisa dijauhkan dari internet yang banyak manfaatnya seperti Arden yang mulai mencari jawaban dengan tanya Asisten Google saat ditanya soal Afrika.

Anak saya memang tak sudah terbiasa menggunakan handphone sejak dini dan semakin sering saat memasuki sekolah dasar. Anak saya menempuh pendidikan di sekolah alam. Konsep sekolah alam yang mengajari anak untuk bereksplorasi membuat saya percaya anak harus diberi kepercayaan untuk mencari tahu apa yang dia pikirkan.

Namun, saya tak menyangka kalau si kecil di rumah kami sudah berpikir untuk mencari tahu pertanyaan orang tuanya dengan asisten google.

Pertanyaan Apapun Kini Bisa Tanya Asisten Google

Meski si kecil sudah biasa membuka internet, tetapi bukan berarti dibebaskan, namun harus diajarkan untuk bereskplorasi. Misalnya dengan orang tua membiasakan bertanya. Lalu bebaskan anak mencari jawaban. Tempat mencari jawaban yang paling mudah ya tentu saja dengan bertanya ke om google.

Namun, saya  tetap tidak menyangka kalau fitur “Sisten Google” mulai dimengerti anak saya untuk mencari hal yang tidak diketahuinya. Seperti ketika saya tanya tentang Afrika.

Afrika? Aku tanya asisten aku ya?

Ayah : Kamu tahu enggak Afrika itu apa?
Arden : Enggak ada Afrika. Ada juga paprika.
Ayah : Kamu belum belajar ya tentang Afrika.
Arden : Ok yah. Aku tanya Asisten aku ya.
Ayah : Tanya aja ke ibu.
Arden : Bukan Ayah…
Ayah : Tanya ke ibu fasil kan masih libur sekolah.
Google : Ok google. Apa itu Afrika?
Ayah : Wadaw dia pakai asisten google. 😅😅😅
Arden : Ini adalah jawaban yang sesuai dengan pencarian Anda (pasti komplit atuh jawabannya).

Kalau sudah begini jadi mudah ya peran orang tua? Oh tentu tidak, orang tua justru berperan untuk memberi pengertian kepada anak tentang jawaban yang dia dapat dari asisten google. Kenapa oh kenapa? Karena orang tua mempunyai kemampuan yang lebih baik dari anak. Ingat ya, anak yang saya maksud anak usia sekolah dasar.

Kalau anaknya sudah remaja dan menjelang dewasa, mereka mungkin bisa memahami sendiri jawaban dari google.

Kemudahan Internet dan Pembatasan Penggunaannya

Karena tahu anak saya lahir saat internet sedang maju-majunya, bahkan namanya pun diperoleh dari bertanya kepada om google. Ya, biarkan dia hidup dengan dunia internet itu.

Tetapi, bukan berarti diberi kebebasan. Beberapa hal yang dapat dimengerti Ayah dan Bunda tentang penggunaan internet seperti:

  1. Download aplikasi ramah anak, seperti youtub kids
  2. Beri batasan waktu ketika anak menggunakan internet. Misalnya, hanya boleh 1 jam bermain internet dalam sekali memegang handphone.
  3. Download game yang berbau edukasi saja, seperti game permainan lego.
  4. Orang tua harus lebih paham internet dibandingkan orang tuanya.
  5. Beri anak alternatif permainan sata dia usai menggunakan internet.
  6. Selebihnya terserah orang tua, bukan terserah anak.

Nah begitulah, bukan orang tua saja yang tahu tentang kemudahan internet. Anak juga belajar bagaimana menggunakannya. Tidak membatasi anak menggunakan internet, namun perlu diawasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *